Menanam bunga potong (krisan)

Bunga Krisan atau bunga seruni merupakan bunga yang indah, sehingga bunga ini biasa dibuat rangkaian untuk pernikahan karena selain bunga ini indah dan memiliki aneka warna tetapi juga daya tahan kesegarannya yang cukup lama. Banyak masyarakat menjadikan pembudidayaan Bunga Krisan sebagai agrobisnis karena jumlah permintaan pasar yang sangat besar, sehingga dapat dijadikan ladang usaha yang bagus. Adapula beberapa orang yang menekuni pembudidayaan bunga krisan sebagai kegiatan penyaluran hobi.

Bagi pemula yang berniat untuk membudidayakan bunga krisan, hal yang perlu diperhatikan bagaimana dapat memperoleh bibit bunga krisan. Bibit bunga krisan dapat berupa biji yang banyak diperjualbelikan di toko-toko bunga hias/ toko pertanian bunga. Bibit bunga krisan dapat juga diperoleh dari stek batang bunga krisan. Stek batang memiliki beberapa keuntungan dibanding dengan biji, antara lain: pertumbuhannya dan pembungaannya lebih cepat, mudah dilakukan.

Langkah-langkah untuk membuat bibit bunga krisan dari stek batang, yang pertama adalah mempersiapkan alat dan bahan. Alatnya antara lain: nampan plasik yang memiliki ukuran 30 x 20 x 3 cm, sekop kecil, pisau tajam/ cutter, sprayer. Bahannya antara lain; tanah, tumbuhan bunga krisan yang telah dewasa, , hormon perangsang akar (rootone), pupuk kandang, pupuk kompos, dan air. Langkah kedua adalah membuat media tanamnya. Tanah, pupuk kandang, pupuk kompos dicampur secara dengan perbandingan 1:1:1 dan diletakkan di nampan lalu diratakan. Buat lubang di media tanam dengan jarak 2 cm. Semprot dengan air menggunakan sprayer agar tanah menjadi lembab. Langkah ketiga yaitu memotong batang bunga krisan dengan ukuran 6-8 cm menggunakan pisau atau cutter yang tajam, lalu olesi dengan rootone, kemudian tanam ke media tanam yang telah disiapkan. Bibit yang telah ditanam diletakkan pada tempat yang teduh atau tidak terkena cahaya matahari langsung.

Selama pemeliharaan, penyiraman menggunakan sprayer dilakukan sebanyak dua kali yaitu siang hari dan sore hari. Dalam 2 minggu, bibit akan tumbuh secara normal, dan akan mengalami pembungaan sekitar 4 minggu setelah dewasa. Untuk merangsang pembungaan dapat diberi pupuk yang mengandung banyak kalium dan juga dapat dirangsang dengan penyinaran rutin pada malam hari. Setelah bunga mengeluarkan kuncup, bunga krisan dapat dipasarkan. Selamat mencoba.